Renungan Harian Minggu Biasa VIII-A

Senin, 28 Februari 2011 : Hari biasa
Sir. 17:24-29; Mzm. 32:1-2,5,6,7; Mrk. 10:17-27

Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!” Lalu kata orang itu kepada-Nya: “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.” Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.

MELEPASKAN
Anugerah kebebasan, kebahagiaan, dan keselamatan hanya diperoleh ketika orang mampu bersikap bebas terhadap benda-benda harta milik. Prestasi manusia untuk mentaati hukum tak bisa menandingi kebebasan orang yang berani melepaskan. Itulah prinsip yang ditawarkan Yesus pada pemuda tadi. Apa yang anda pakai untuk mengukur pengharapan anda akan keselamatan?

 

Selasa, 1 Maret 2011 :

Sir. 35:1-12;  Mrk. 10:28-31

Berkatalah Petrus kepada Yesus:

“Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!” Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

TUHAN YANG PEGANG UKURAN

Kita suka mengukur pengurbanan untuk melihat kelayakan kita di hadapan Tuhan. Namun sebenarnya, bukan kita yang berhak memastikan apakah kita layak atau tidak di hadapan Tuhan. Sebaliknya Tuhanlah yang tetap memegang kuasa untuk itu. Yang Tuhan janjikan adalah bahwa pengurbanan kita ada akan Tuhan perhitungkan. Sejauh mana kita terbuka tanpa memaksakan ukuran kita pada Tuhan?

 

Rabu, 2 Maret 2011 :

Sir. 36:1,4-5a,10-17; Mrk. 10:32-45

Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: “Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!” Jawab-Nya kepada mereka: “Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?” Lalu kata mereka: “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu.” Tetapi kata Yesus kepada mereka: “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta.

KENALI PERMINTAANMU

Kita membiarkan pikiran kita meminta aneka ragam permintaan. Tetapi biarkan kita mengenali mana yang adalah perlu kita usahakan dan mana yang adalah kuasa Bapa Surgawi untuk memberikan. Janji Yesus kepada penjahat di sebelah nyakiranya meneguhkan harapan kita , “Hari ini juga kamu akan bersama denganku di Firdaus.”

 

Kamis, 3 Maret 2011 :

Sir. 42:15-25;  Mrk. 10:46-52

Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan. Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”

KAPAN MATA KITA DIBUKA TUHAN?

Seruan Bartimeus itu sederhana, tetapi menunjukkan iman yang utuh akan kuasa Yesus yang ia yakini sebagai Anak Daud. Sebelum mata fisiknya dibuka, mata iman Bartimeus sudah terbuka lebar.  Iman itu berbalas kesembuhan, dan ia mengikutiNya. Mata kita berkali-kali dibuka Tuhan, apakah kita terus berjalan bersama Dia?

 

Jumat, 4 Maret 2011 :

Sir. 44:1,9-12; Mrk. 11:11-26

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

KUASANYA MENGALIR

Berapa orang telah bersaksi bahwa imannya membuatnya mampu berharap, mampu mengampuni, mampu memberi perhatian pada orang lain, dan sebagainya, kemampuan yang tak dimilikinya sebelum mengenal Kristus. Kuasa  Yesus mengalir tak terduga. Apa perubahan yang ditunjukkan setelah anda lebih mengenal Kristus?

 

Sabtu, 5 Maret 2011 :

Sir. 51:12-20; Mrk. 11:27-33

Ahli-ahli Taurat dan tua-tua, bertanya kepada-Nya: “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?” Jawab Yesus kepada mereka: “Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu. Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu. Baptisan Yohanes itu, dari sorga atau dari manusia? Berikanlah Aku jawabnya!” Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: “Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?

SELARASKAN

Orang yang punya niat buruk sering mengalami ketidak selarasan, kata-katanya bertentangan di dalam dirinya sendiri. Yesus tahu kelemahan orang yang ada di hadapannya, dan Ia mengajukan pertanyaan di atas. Orang tulus hidup bagai merpati.

7 responses to this post.

  1. Posted by denny on March 1, 2011 at 8:20 PM

    terima kasih romo atas renungan yang mengalir dan menyegarkan jiwa.
    teruslah sumber itu di jaga agar tidak kering

    Reply

  2. wah Romo blog-nya menarik sehingga membaca tuliasannya makin asyik
    kalo boleh renungannya diperpanjang Romo, jadi lebih puas bacanya hehe…

    Reply

    • Makasih Mbak atas sanjungannya, saya hanya coba mencontoh kreatifitas “hidden traasure”nya mbak Yurika kok. Benar, ada yang senang renungan saya karena singkat, tetapi lebih banyak yang meminta di perpanjang. Sementara ini permintaan ke dua ini memang masih sulit dipenuhi, karena renungan ini dimaksudkan untuk mengisi space renungan di buletin kami, KKI Philadelphia. Coba nanti aku akali dengan lebih merinci ketika memasukkannya ke AskingRoad.

      Reply

      • Posted by angela sie on March 13, 2011 at 6:56 AM

        Setuju sekali Mo, dibuat yang panjang ya biar lebih mantap dan selalu kutunggu kehadirannya.

  3. Posted by etik on March 4, 2011 at 6:40 AM

    Sipppp! sangat bermanfaat, terutama pd saat perjalanan/tdk di tempat sendiri shg kita bs membaca renungannya. biarkan benih2 dr renungan tumbuh berkembang sbg pupuk utk saling melayani. Maju terus pantang menyerah

    Reply

    • Ya, beberapa orang memang senang dengan dimasukkan di blog lalu bisa diakses dengan lebih mudah oleh yang pakai hp atau bb, cc, dd…. Kalau ada share dari dunia kedokteran hewan juga boleh kok.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: