Renungan Harian Minggu Biasa XXVI-A

Senin, 26 September 2011 : Hari biasa
Za. 8:1-8; Mzm. 102:16-18,19-21,29,22-23; Luk. 9:46-50

Yohanes berkata: “Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.” Yesus berkata kepadanya: “Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu.”

KASIH TAK PAKAI HAK PATEN

Sesuatu yang telah diciptakan seolah menjadi hak istimewa satu kalangan. Privatisasi dan proklamasi hak paten seperti itu memang berguna dalam soal ekomi, untuk menghargai penggagas atau penemu tertentu. Akan tetapi Yesus memiliki rumus yang berbeda dalam memandang perbuatan orang. Semakin orang mengikut cara Yesus orang tidak semakin melawan kebesaran Yesus, sebaliknya semakin memuliakannya. Apakah kita masih terlalu eklusif dalam memandang bagaimana kasih Yesus bekerja?

 
Selasa, 27 September 2011 : Pw S. Vinsensius de Paul
Za. 8:20-23; Mzm. 87:1-3,45,6-7; Luk. 9:51-56 atau dr RUybs

Ketika hampir genap waktunya Yesus diangkat ke sorga, Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem, dan Ia mengirim beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi, lalu masuk ke suatu desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya. Tetapi orang-orang Samaria itu tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: “Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?”Akan tetapi Ia berpaling dan menegor mereka.

TOLERAN

Sikap toleran secara prinsip menyatu dengan kerendahan hati,  kemauan untuk menerima orang apa adanya serta menyakini bahwa orang lain bisa berubah dan berkembang.  Yesus menegur para murid yang kecewa akan penolakan orang-orang Samaria. Coba bayangkan anda menjadi para murid, atau bahkan menjadi orang Samaria, apa yang anda rasakan?

 

 

Rabu, 28 September 2011 : Hari biasa
Neh. 2:1-8; Mzm. 137:1-2,3,4-5.6; Luk. 9:57-62

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: “Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

LEPAS BEBAS

Para murid tentu banyak berharap ketika mengikuti Yesus yang dengan spektakuler melakukan mujizat-mujizat. Sebaliknya Yesus menunjukkan hidupnya yang hampa dari kuasa dunia, bahkan batu untuk meletakkan kepala pun Ia tak punya. Apakah iman kita akan Yesus didominasi oleh harapan untuk kepentingan kita, atau kesediaan untuk ikut jalan hidup tertentu yang diyakini menyelamatkan?

 

 

Kamis, 29 September 2011 : Pesta S. Mikael, Gabriel, dan Rafael
Dan. 7:9-10,13-14 atau Why. 12:7-12a; Mzm. 138:12a,2bc-3,4-5; Yoh. 1:47-51

Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.” Lalu kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

TAHU SEBELUM DIKATAKAN

Orang Jawa memiliki istilah “weruh sakdurunge winarah”, tahu sebelum dikatakan. Itu yang membuat Natanael salah tingkah, karena Yesus tahu siapa Natanael sebelum dia sendiri menceritakan kepadaNya. Cukup mengagetkan karena kemudian Yesus menghubungkan kekagetan itu dengan malaikat-malaikat, yang dikatakan lebih besar dariNya dan dekat dengan Allah. Seberapa tajam hidup rohani kita untuk “melihat” pribadi-pribadi yang dekat dengan Allah?

 

 

Jumat, 30 September 2011 : Pw S. Hieronimus
Bar. 1:15-22; Mzm. 79:1-2,35,8-9; Luk. 10:13-16;

Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”

PENGADILAN KITA

Kita kadang sibuk membayangkan hadiah apa yang akan kita terima di surga atau hukuman apa yang akan kita terima di neraka. Kiranya benar kalau dikatakan bahwa pengadilan kita bukan kelak, tetapi semenjak kita memutuskan berbuat dosa, karena sejak itu kita sudah menanggung buah dosa, yakni kegelisahan, gerutu, dan sebagainya. Demikian pula, pertobatan akan membawa damai semenjak hati memutuskan untuk meniti jalan baru.

 

 

Sabtu, 1 Oktober 2011 : Pesta S. Teresia dr Kanak-kanak Yesus
Yes. 66:10-14b; Mzm. 131:1,2,3; Mat. 18:1-5

Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

PERCAYA, MENERIMA, DAMAI

Ketika ada seorang anak kecil menangis atau tertawa terkekeh-kekeh dengan polos, saya membayangkan ketulusan anak-anak kerajaan Allah. Ketika anak-anak percaya dan damai dalam pelukan ibunya, di sana ada potret anak-anak kerajaan Allah. Wajah anak adalah wajah putra-putri Kerajaan Allah. Adakah di hati anda penerimaan yang tulus akan Yesus yang bebuah pada kedamaian ketika memasrahkan diri padanya?

 

 

 

2 responses to this post.

  1. Posted by Sinden & Tkg Nggamel. on September 28, 2011 at 9:44 PM

    Mo.thanks a lot Renungannya, sekarang udah mulai fall Mo,nggak kangen sama musimnya tah?

    Reply

  2. Posted by parnocm on September 28, 2011 at 11:49 PM

    Pengin sih Bu…. dulu kukira itu musim yang menjemukan, ternyata itu justru musim terindah. Windy and colorful. Sementara ini aku akan konsentrasi dulu pada perwujudan tugas baru yang sedang saya mulai.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: