Renungan Harian Minggu Biasa XXVII-A

Senin, 3 Oktober 2011 : Hari biasa

Yun. 1:1-17;2:10; MT Yun. 2:2,3,4,5,8; Luk. 10:25-37

Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: “Dan siapakah sesamaku manusia?” Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.

SESAMAKU JUGA YANG BERBEDA

Ucapan Yesus menyentuh nubari, terutama bagi yang telah terbiasa mengartikan sesama sebagai orang yang berkeadaan sama, seperti bersuku sama, berekonomi sama, beragama sama, bertempat tinggal di satu daerah, dan sebagainya. Tanpa sadar pemaknaan itu telah mengkotak-kotak manusia di dunia. Marilah ber “ziarah sosial” dengan melihat setiap orang yang berkeadaan berbeda sebagai sesama kita.

 

 

Selasa, 4 Oktober 2011 : Pw S. Fransiskus dr Assisi
Yun. 3:1-10; Mzm. 130:1-2.3-4ab,7-8: Luk. 10:38-42;

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”

MEMPRIORITASKAN

Saya yakin Yesus tak menyalahkan perbuatan Marta. Yesus hanya mau mengatakan bahwa Maria memilih yang paling tepat ketika masih berada bersama-sama dengan Yesus, memilih bersama dengan Yesus dan mendengarkannya. Kita sibuk dengan aneka kegiatan sehari-hari. Adakah penataan prioritas dalam kehidupan kita itu, adakah kita berani menarik diri untuk mendengarkan Tuhan, adakah ruang di batin kita untuk Tuhan.

 
Rabu, 5 Oktober 2011 : Hari biasa
Yun. 4:1-11; Mzm.86:3-4,5-6,9-10; Luk 11:1-4

Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya, dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”

PERPADUAN

Dengan polosnya para murid meminta Yesus, Sang Guru, mengajari berdoa. Kata pertama dalam pengajaran Yesus sungguh mengejutkan, memanggil Allah sebagai “Bapa”.   Ia mengajar kita memuliakan Allah memakai sapaan yang sangat akrab. Adakah perpaduan itu di dalam sikap kita terhadap Allah, ada keakraban dan sikap hormat yang mendalam pada kemuliaanya.

 

 

Kamis, 6 Oktober 2011 : Hari biasa
Mal. 3:13 – 4:2a; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Luk. 11:5-13

Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

MENGAKUI KASIH ALLAH

Kadang terpikir, kalau Tuhan sudah tahu, untuk apa kita berdoa. Memang berdoa bukan soal meminta, tetapi kalau harus mengucapkan, permintaan kita adalah bukti pengakuan kita akan kasih Allah. Logika Yesus sederhana, kalau orang jahat saja mengasihi anaknya, apa lagi Allah yang penuh kasih.

 

 

Jumat, 7 Oktober 2011 : Pw SP Maria Ratu Rosario
Yl. 1:13-15; 2:1-2; Mzm. 9:23.6.16.8-9; Luk. 11:15-26; atau dr RU SP Ma ria

“Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapih teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.”

KEMBALI BURUK

Ketika seorang anak sudah belajar mencuri kita merasa sedih dan berkata “kecil-kecil kok sudah belajar mencuri”. Ketika mencurinya sudah menjadi kebiasaan, hingga menjadi “klepto”, kita menjadi lebih prihatin lagi. Memang setan yang kembali bisa membuat sebuah kesalahan menjadi tabiat buruk, pada akhirnya manusia mengalami kerusakan yang lebih serius dan tumpul nurani. Adakah kita waspada akan kebiasaan buruk kita?

 
Sabtu, 8 Oktober 2011 : Hari biasa
Yl. 3:12-21; Mzm. 97:1-2,5-6,11-12; Luk. 11:27-28

Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.” Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

MEMBONGKAR “HAK KHUSUS”

Ungkapan Yesus adalah sebuah sindiran bagi orang Yahudi yang merasa menjadi pewaris keselamatan. Sementara sejatinya, yang sungguh memiliki kerajaan Allah adalah mereka yang mau dengan attentif mendengarkan firman dan kehendak Allah. Jaman ini masih banyak hak khusus yang kadang tak membuahkan apa-apa, bahkan membentengi manusia untuk berkembang, misalnya merasa diajar guru besar tersohor, merasa keturunan orang baik, pernah menjadi kelompok elit tertentu, merasa menjadi pendiri yayasan tertentu dan sebagainya.  Adakah sebuah kebanggaan akan hak khusus dalam diri kita yang harus dibongkar?

One response to this post.

  1. Posted by Vitha on October 2, 2011 at 9:48 PM

    trimakasih..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: