Renungan Minggu Pekan Advent III-B

RENUNGAN MINGGU PEKAN ADVEN III- B

Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: “Aku bukan Mesias.”

Lalu mereka bertanya kepadanya: “Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?” Dan ia menjawab: “Bukan!” “Engkaukah nabi yang akan datang?” Dan ia menjawab: “Bukan!”

Maka kata mereka kepadanya: “Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?”

Jawabnya: “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.”

Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.

Mereka bertanya kepadanya, katanya: “Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?”

Yohanes menjawab mereka, katanya: “Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”

 

Gaudete

Hari ini sering disebut Minggu Gaudete, Minggu untuk bersukacita. Secara tradisional kesempatan ini dipakai untuk merenungkan magnificat, kidung pujian Maria yang menggambarkan Allah yang berkenan atasnya. Luapan kegembiraan itu kita dengar dalam kitab Yesaya hari ini: “Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.”

Pemaknaan ini mengingatkan kita bahwa masa adven adalah masa penantian yang antusias, yang penuh semangat menyambut karya ilahi, yang berwujud dalam bayi Yesus yang akan datang.

God Driven Life

Sukacita itu berbuah dalam sebuah falsafah hidup yang dipilih oleh Yohanes pembaptis.

Rick Warren memulai bukunya, Purpose Driven Life, yang menjadi bestseller itu dengan ungkapan ini: “Ini bukan tentang anda. Tujuan hidup anda jauh lebih besar daripada sekedar kepenuhan diri anda, ketenangan batin, atau kebahagiaan anda. Lebih besar pula dari pada sekedar keluarga, karir, atau bahkan impian dan ambisi anda yang paling liar.  Kalau anda ingin tahu mengapa anda ditempatkan di planet ini, anda harus memulai dengan Allah. Anda dilahirkan untuk tujuan-Nya.

Yohanes berada dalam kesadaran penuh bahwa hidupnya melulu untuk tujuan Allah. Karena itu ia tak mengambil kesempatan, ketenaran, kemegahan bagi dirinya sendiri. Ia mampu menempatkan diri ketika orang bertanya, “Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?” Dan ia menjawab: “Bukan!” “Engkaukah nabi yang akan datang?”  Dengan rendah hati ia menjawab, “Bukan!” lanjutnya,  “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.”  Ia benar-benar memaknai hidupnya sebagai “man of God”, orang yang memusatkan perhatiaannya bagi Allah dan membiarkan hidupnya digerakkan karena dan bagi Allah.

Pengudusan Diri

Bagaimana sukacita itu dihidupi? Surat Paulus kepada jemaat Tesalonika yang dibacakan sebagai bacaan kedua mewartakan seruan Paulus untuk menghidupi sukacita di dalam Allah:

Tetaplah berdoa.

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Janganlah padamkan Roh,

dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.

Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.

Kiranya doa Paulus ini bisa menjadi rangkuman yang dikehendaki Allah dari kita di masa Adven ini: Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: