Renungan Harian Minggu Biasa Pekan 11-C

Minggu, 16 Juni 2013 : Hari Minggu Biasa XI
Luk. 7:36 – 8:3

THE SECOND CHANCE

vickAda seorang pemain American Football bernama Michael Vick. Ketika tengah bermain di tim Falcons Atlanta ia tersandung kasus mengadu anjing, dan masuk tahanan beberapa saat. Tindakan Vick mendapat kecaman keras dari banyak kalangan, terutama penyayang binatang. Mereka yakin orang yang sudah berbuat sekian kejam terhadap binatang sebaiknya tidak diberi kesempatan untuk bertanding lagi. Pada sisi lain ada kelompok yang menginginkan agar ia tetap diberi second chance (kesempatan kedua) untuk menunjukkan pertobatannya.  Pada akhirnya, Tim Eagles Philadelphia menerimanya sebagai quarterback, dan luar biasa, ia mengantar Eagles memenangi kejuaraan nasional di belahan timur Amerika.

Kesempatan kedua adalah pertanda pengampunan. Tidak hanya Michael Vick yang memerlukan pengampunan dan kesempatan kedua. Kita semua mulai dari kalangan terbawah sampai kalangan raja seperti Raja Daud pun  memerlukan pengampunan. Kita bersyukur memiliki Tuhan yang pengampun. Yesus tak ragu-ragu untuk selalu memberi kesempatan kedua. Kalau Orang Farisi percaya akan Hukum Taurat, Yesuspun juga mengikutinya. Bedanya, Yesus yakin bahwa  hukum hanya akan mengangkat martabat manusia jika dijalankan dengan kasih dan pengampunan.

“Ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.” Perempuan itu mengurapi Yesus dengan minyak mahal sebagai ungkapan tulus terhadap orang yang telah menerimanya apa adanya sebagai pendosa dan memberinya kesempatan kedua untuk membuktikan pertobatannya.  Seperti apa relasi yang kita bangun dengan Yesus, adakah kita mensyukuri bahwa kita diterima apa adanya dan senantiasa diberi kesempatan kedua untuk berubah, atau kita malah sibuk mengamat-amati orang lain seperti yang dilakukan orang Farisi tadi?

Orang yang merasa pernah diampuni dia yang akan mudah mengampuni dan menunjukkan cinta yang besar.

 

 

Senin, 17 Juni 2013 :
Mat. 5:38-42

ARTI PENGURBANAN

Murid-murid Kristus dianiaya di setiap jaman. Mutiara mereka semakin menyala ketika mereka tahu bahwa mereka dijahati namun memilih jalan tidak membalas. Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Semoga setiap pengurbanan murid-murid Kristus akan membuat mereka semakin menyalakan terang Kristus.

 

 
Selasa, 18 Juni 2013 :
Mat.5:43-48
TETAP BAIK

Bersikap baik terhadaap orang yang telah berbuat baik kepada kita memang mudah.  Tantangannya adalah ketika kita harus memuncaki kasih dengan menerima orang yang pernah melukai kita. Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Bila anda mengalami keadaan ini, mintalah karunia Roh Kudus.

 

 
Rabu, 19 Juni 2013 :
Mat. 6:1-6,16-18

MENJADI BENAR KETIKA TULUS
“Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.” Ambisi untuk dilihat orang memang sering mengaburkan kebenaran bahwa Allahlah yang layak diagungkan. Mari berjumpa dengan Tuhan dalam ketulusan.

 
Kamis, 20 Juni 2013 :
Mat.6:7-15

DOA SAHABAT-SAHABAT TUHAN

Berdoa adalah percakapan untuk membangun relasi dengan Tuhan, bukan untuk menunjukkan kehebatan kita merangkai kata.  Dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Tuhan kami ingin datang sebagai sahabat-sahabatMu

 
Jumat, 21 Juni 2013 : PW. St. Aloysius Gpnzaga
Mat. 6:19-23
MASIH MAU YANG ABADI?
Kita ingin dicintai dengan cinta yang abadi, tetapi mengapa kadang barang dunia mengecilkan dambaan kita akan keselamatan yang abadi? “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya” Semoga semakin dewasa, kita semakin matang dalam iman akan keselamatan.

 

 
Sabtu, 22 Juni 2013 :
Mat. 6:24-34
MEMANG HARUS MEMILIH

Kita sering dihadapkan pada pilihan yang sama-sama sulitnya, atau sama-sama enaknya. Meski begitu kita tetap harus memilih. Demikian juga kita harus memilih mutiara hidup kita, di dalam Tuhan atau di dalam barang sementara? Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: